Rabu, 13 April 2016

Ciri ciri yang tampak kutil pada vagina dan penis

Benjolan Kutil kelamin memiliki kesamaan dengan kutil yang ada di bagian tubuh lainnya,Kutil kelamin yang diderita wanita biasanya tumbuh pada area vulva dan cervix, daerah couchette (bagian bawah kelamin), labia mayora, dan labia minora, juga daerah klitoris. Saat haid bisa bertambah banyak akibat lembap. Bahkan, jika sedang hamil, kutil tersebut bisa bertambah besar.

Ciri Ciri Benjolan Yang Tumbuh Di Sekitar Kelamin Pria Dan Wanita,Dokter spesialis kulit dan kelamin mengatakan bahwa kutil kelamin merupakan bentuk kutil yang terdapat di daerah kelamin, anus, dan sekitarnya. Kutil kelamin disebut juga condyloma acuminatum (hanya 1 buah) atau condylomata acuminata (bila jumlahnya 2 atau lebih). Adapun kutil yang di bagian tubuh lainnya disebut sebagai verucca vulgaris.

Benjolan Kutil Kelamin disebabkan HPV (human papillomavirus) namun galurnya berbeda. Sampai saat ini telah ditemukan lebih dari 100 galur HPV. Namun, kutil kelamin paling sering disebabkan HPV tipe 6 dan 11. Faktor penyebab yang dapat mempermudah timbulnya keadaan ini pun beragam, di antaranya karena suasana lembap (misalnya pada wanita saat haid), atau seseorang yang telah terinfeksi HIV.


Orang yang sudah pernah melakukan hubungan seksual berisiko terkena penyakit ini. Kutil kelamin paling sering ditularkan melalui hubungan seksual baik oleh pasangan heteroseksual, biseksual, maupun homoseksual,Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa partikel HPV dapat lama hidup di tempat tidur tempat pasien diperiksa, gerendel pintu kamar periksa dokter, kamar mandi rumah sakit, atau di celana dalam seseorang. Dengan demikian, seseorang dapat memperoleh kutil kelamin dari berbagai perabotan yang mengandung partikel HPV.

Kutil kelamin tampaknya lebih dari sekadar penyakit yang menimbulkan ketidaknyamanan secara kosmetik pada remaja dan orang dewasa. Penyakit ini juga berpotensi menyebabkan risiko pada bayi. Selain itu, kutil kelamin tidak hanya bisa ditularkan antar pasangan seksual, namun juga dapat menempuh rute penularan oleh ibu kepada bayinya, yaitu ketika sang bayi dilahirkan melalui jalan lahir Ibu. Bayi akan berisiko menderita gangguan pernapasan, yang disebut respiratory papillomatosis, sebuah kondisi yang dikarakterisasikan dengan adanya lesi seperti kutil atau papilloma dalam saluran pernapasan.

Lebih jauh lagi, selain perempuan dapat mentransmisikan HPV penyebab kutil pada bayinya, mereka juga dapat menyebarkan tipe-tipe HPV yang menyebabkan kanker lainnya, yaitu mengarah pada pertumbuhan kanker di leher dan kepala pada anak-anak.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar